Gresik 17 Juni 2026 – Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Maskumambang Gresik kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat budaya akademik melalui penyelenggaraan Workshop Academic Writing bertajuk “From Article to Publication: Penguatan Kapasitas Mahasiswa dalam Penulisan Artikel Ilmiah”. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 17 Juni 2026, pukul 13.00–17.00 WIB di Aula Putra Pondok Pesantren Maskumambang Gresik ini menjadi wadah pengembangan kompetensi mahasiswa dalam menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas dan siap dipublikasikan.

Workshop ini secara resmi dibuka oleh Direktur Pendidikan Tinggi Pondok Pesantren Maskumambang, Ustadz Ahmad Sholihan, S.Pd., M.Si., Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dalam perspektif Pondok Pesantren Maskumambang, konsep tersebut dikenal dengan istilah Catur Dharma, yang menjadi landasan dalam mengembangkan pendidikan berbasis nilai-nilai keislaman sekaligus penguatan kapasitas akademik.
Beliau menyampaikan bahwa budaya meneliti dan menulis perlu terus ditumbuhkan di kalangan mahasiswa. Menurutnya, kemampuan menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas tidak hanya menjadi tuntutan akademik, tetapi juga merupakan kontribusi nyata perguruan tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat.
Sebagai upaya menjawab tantangan perkembangan teknologi dan meningkatnya kebutuhan publikasi ilmiah, STIT Maskumambang menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya. Materi pertama disampaikan oleh Dr. Ali Rosyidi, M.Pd., dosen sekaligus Edu-Tech Enthusiast, dengan topik “Optimasi AI Based Research Platforms”. Dalam sesi tersebut, peserta diperkenalkan dengan berbagai platform berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung proses penelitian, mulai dari pencarian referensi, pengelolaan data, hingga penyusunan artikel ilmiah secara lebih efektif dan efisien.
Sementara itu, materi kedua disampaikan oleh Jumal Ahmad, M.A., dosen dan penulis best seller, dengan topik “Reference Manager: Teori dan Praktik”. Pada sesi ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya penggunaan aplikasi reference manager dalam pengelolaan sitasi dan penyusunan daftar pustaka sesuai kaidah penulisan ilmiah. Materi tersebut dilengkapi dengan praktik langsung sehingga peserta dapat memahami penerapannya secara lebih mendalam.

Kegiatan yang dimoderatori oleh Ustadz Luqmanul Hakim, M.Pd., dosen STIT Maskumambang, berlangsung dengan penuh antusiasme. Diskusi interaktif yang terbangun antara narasumber dan peserta menunjukkan tingginya minat mahasiswa terhadap pengembangan keterampilan menulis dan publikasi ilmiah.
Menurut Ustadz Luqmanul Hakim, kegiatan ini tidak berhenti pada pelaksanaan workshop semata. Sebagai tindak lanjut dari program tersebut, panitia akan membentuk beberapa kelompok pembinaan bagi peserta yang memiliki minat dan keseriusan dalam bidang karya ilmiah. Kelompok-kelompok tersebut nantinya akan mendapatkan pendampingan secara langsung dari dosen-dosen STIT Maskumambang, mulai dari proses penentuan topik penelitian, penyusunan artikel, pengelolaan referensi, hingga proses publikasi pada Jurnal Tarqiyah maupun jurnal ilmiah bereputasi lainnya.
Selain memperoleh penguatan materi, peserta juga mendapatkan berbagai fasilitas berupa e-sertifikat, materi seminar, snack, kesempatan memperluas jejaring akademik (networking), grup mentoring, akses e-book gratis, serta peluang publikasi artikel tanpa biaya pada Jurnal Tarqiyah.
Sejalan dengan visi sebagai perguruan tinggi yang unggul dan berlandaskan nilai-nilai Islam, STIT Maskumambang terus berupaya menghadirkan berbagai program yang relevan dengan kebutuhan zaman. Penguatan kapasitas mahasiswa dalam bidang penelitian dan publikasi ilmiah menjadi salah satu strategi penting dalam mempersiapkan lulusan yang adaptif, inovatif, dan siap berkontribusi di tengah perkembangan dunia pendidikan yang semakin dinamis.
Diakhir acara panitia memberikan apresiasi kepada peserta terbaik yang paling aktif diskusi saat kegiatan berlangsung peserta terbaik pada Sesi 1 diraih oleh Ust. Nuril yang sekaligus Guru SMK Maskumambang 1, dan peserta terbaik sesi diraih Abdullah Kafabih, lulusan Universitas Negeri Yogya yang juga Alumni Maskumambang.

Acara kemudian ditutup dengan pantun yang disampaikan oleh moderator sebagai penutup yang hangat dan penuh keakraban,
“Pergi ke pasar membeli mangga,
Tak lupa membeli delima.
Jika ada salah tutur kata,
Mohon maaf kepada seluruh peserta.”
Pantun tersebut disambut senyum dan tepuk tangan dari seluruh peserta, sekaligus menandai berakhirnya rangkaian Workshop Academic Writing STIT Maskumambang Tahun 2026. Lebih dari sekadar kegiatan seminar, workshop ini menjadi langkah nyata dalam membangun budaya akademik dan memperkuat tradisi menulis di lingkungan kampus, sehingga diharapkan akan lahir semakin banyak karya ilmiah mahasiswa yang mampu menembus publikasi pada jurnal nasional maupun internasional.