Rapat Strategi PMB Digelar Serius, Pisang Goreng dan Pohong Hadir Mencairkan Suasana

Rapat pekanan dilaksanakan dalam rangka mematangkan strategi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB). Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan, staf, serta panitia PMB. Rapat tersebut menjadi momentum penting dalam menyusun langkah strategis guna meningkatkan jumlah dan kualitas calon mahasiswa di tahun akademik 2026/2027.

Meski berlangsung serius dengan berbagai pembahasan strategis, suasana rapat tetap terasa santai berkat sajian sederhana berupa Pisang Goreng dan Pohong (Singkong Goreng) yang tersaji di tengah peserta. Hidangan tradisional ini tidak hanya menjadi pelepas penat, tetapi juga menciptakan suasana diskusi yang lebih cair dan produktif. Kehadiran camilan khas ini seolah menjadi simbol kebersamaan dan kesederhanaan yang tetap dijaga di lingkungan kampus.

Secara filosofis, pisang goreng merepresentasikan kehangatan, keterbukaan, dan keakraban. Dalam banyak tradisi masyarakat Nusantara, pisang sering dihidangkan dalam berbagai acara sebagai simbol penerimaan dan penghormatan kepada tamu. Ketika disajikan dalam bentuk gorengan sederhana, ia mencerminkan nilai kesederhanaan yang tetap bermakna. Dalam konteks rapat, pisang goreng dapat dimaknai sebagai upaya menciptakan suasana diskusi yang tidak kaku, sehingga peserta lebih leluasa menyampaikan ide dan gagasan.

Sementara itu, pohong atau singkong memiliki filosofi yang lebih dekat dengan ketahanan, kemandirian, dan kerakyatan. Singkong dikenal sebagai makanan alternatif pengganti nasi yang tumbuh di berbagai kondisi tanah, bahkan di lahan yang kurang subur. Hal ini melambangkan daya juang dan kemampuan bertahan dalam berbagai situasi. Dalam konteks rapat strategis, pohong dapat dimaknai sebagai simbol pentingnya strategi yang adaptif, tidak bergantung pada satu pendekatan saja, serta mampu bertahan menghadapi tantangan perubahan, termasuk dalam persaingan penerimaan mahasiswa baru di era digital.

Kombinasi keduanya menghadirkan pesan yang menarik: keseriusan dan strategi besar tetap membutuhkan fondasi kebersamaan dan kesederhanaan. Rapat yang diiringi suasana santai dengan hidangan tradisional justru dapat memperkuat kohesi tim, meningkatkan komunikasi interpersonal, serta mendorong terciptanya keputusan yang lebih inklusif dan matang.

Dalam rapat pekanan tersebut, berbagai isu penting dibahas secara mendalam, mulai dari evaluasi pelaksanaan PMB (Penerimaan Mahasiswa Baru) tahun sebelumnya hingga perencanaan strategi promosi yang lebih efektif. Pimpinan kampus menekankan pentingnya inovasi dalam menjangkau calon mahasiswa, baik melalui pendekatan digital maupun kegiatan sosialisasi langsung ke sekolah-sekolah. Selain itu, optimalisasi media sosial dan website kampus juga menjadi fokus utama dalam meningkatkan visibilitas kampus di era digital.

Panitia PMB turut menyampaikan berbagai gagasan kreatif, seperti pembuatan konten promosi berbasis edukasi, testimoni mahasiswa, serta penguatan branding kampus berbasis nilai-nilai keislaman. Diskusi berlangsung interaktif, di mana setiap peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan ide dan masukan demi kemajuan bersama.

Suasana keakraban semakin terasa ketika peserta rapat menikmati pisang goreng dan pohong sambil berdiskusi ringan. Momen ini menunjukkan bahwa keseriusan dalam bekerja dapat berjalan beriringan dengan suasana santai yang membangun kekompakan tim. Interaksi yang terjalin secara informal justru memperkuat sinergi antar pimpinan, staf, dan panitia PMB.

Melalui kegiatan ini, kampus tidak hanya menunjukkan komitmen dalam meningkatkan mutu pendidikan, tetapi juga menegaskan pentingnya budaya kerja yang humanis dan penuh kebersamaan. Pisang goreng dan pohong mungkin terlihat sederhana, namun di balik itu tersimpan makna kebersamaan yang menjadi kekuatan utama dalam membangun institusi pendidikan yang unggul.

Dengan strategi yang terus diperbarui dan kerja sama yang solid, diharapkan Penerimaan Mahasiswa Baru STIT Maskumambang Gresik tahun ini dapat berjalan sukses dan memberikan kontribusi positif bagi perkembangan dunia pendidikan, khususnya dalam bidang Pendidikan Agama Islam.

HUMAS STITMAS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X